Minggu, 14 Oktober 2018

Cara memasang ring guide di joran tegek

Ok sobat lingsang fising...
Dikesmpatan kali ini kita bahas masalah bagai manasi caranya memasar ring guid,
Dan caranyanya memasang reel sheet.
Dikesempatan kali ini Lingsang fishing akan membagikan bagai mana cara memarangnya...
Dan sebeljmnya, jangan lupa untuk subscribe channelnya juga ea guys... 😁

Liat aja ni linknya sob..
https://youtu.be/3hainQw_D80

Rabu, 10 Oktober 2018

Tips dan cara memilih joran

Tips dan Cara Memilih Joran Pancing

Joran pancing adalah salah satu perlengkapan penting yang harus dimiliki jika kita ingin menekuni dunia memancing. Memang ada teknik memancing yang tidak memakai Joran, tetapi umumnya kegiatan memancing kebanyakan memakai Joran Pancing. Jika anda sebagai pemula atau baru memulai hobi memancing, tentu ada sedikit kebingungan dalam memilih joran pancing, karena kesalahan dalam membeli joran tentu mengganggu kegiatan memancing kita. Tetapi jangan kawatir, kami dari GoMancing akan memberikan tips dan trik cara memilih joran yang baik. Dalam membeli joran pancing tidak selalu harus yang mahal, tetapi yang penting adalah yang cocok dengan target memancing kita. Anda tidak perlu membeli Joran yang mahal, kalau hanya untuk memancing di kolam pancing kecil atau tambak.

Sesuaikan dengan Sasaran dan Teknik Memancing untuk Memilih Joran Pancing

Karena teknik memancing dan sasaran memancing sangat banyak dan luas, maka memilih joran pancing harus disesuaikan dengan hal-hal tersebut. Joran untuk Teknik Jigging pasti tidak sama dengan Joran untuk Teknik Fly Fishing. Demikian juga memancing di air laut, tidak sama dengan memancing di tambak atau kolam air tawar.
Kita tidak boleh sembarangan dalam memilih joran pancing, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti joran patah, senar terurai dan terbelit, tidak nyaman saat melemparkan umpan, dan bahkan tidak bisa fight dengan sempurna saat ikan menyambar umpan kita.

Jenis Bahan dan Komposit Joran Pancing

Yang pertama kita perlu untuk mengetahui jenis bahan dari Joran dan kompositnya, hal ini memang tidak mutlak harus kita ketahui, namun kita perlu mengetahui sebagai seorang angler yang handal.
Berikut ini adalah jenis-jenis bahan dan komposit joran:
Bahan FiberGlass
Ciri Joran dari bahan fiberglass ini adalah karakternya yang lentur, dari pangkal sampai ujung, dan biasanya bisa ditekuk sampai ketemu pangkal dan ujungnya. Joran ini harganya murah dan berat, biasanya dipakai oleh pemula. Saat strike joran ini bisa sangat melengkung, dan ini yang biasanya disukai oleh angler pemula. Jika memakai joran tipe ini (apalagi jika yang ukurannya kecil), tidak mudah dan tidak enak dipakai fight dengan ikan besar,
Lingsang fishing- joran fiber glass

Bahan Carbon
Ciri Joran dengan bahan Carbon ini, biasanya ringan dan kurang lentur. Harganya lebih mahal dari Joran jenis Fiber Glass. Actionnya saat strike lebih enak daripada tipe fiber glass. Namun jangan coba-coba menekuk joran ini sampai sangat melengkung kalau tidak ingin patah, karena karakter bahan Karbon yang getas. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah adanya gambar hati-hati halilintar dibadannya (jika asli dan perusahaan pembuatnya tahu diri, he he), karena tipe joran ini adalah semi konduktor atau bisa mengalirkan arus listrik. Anda pasti tahu maksudnya, hati-hati bila pakai joran dengan bahan carbon ini jika memancing saat banyak halilintar.
Dengan mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan dari bahan-bahan diatas, biasanya terdapat juga dipasaran Joran yang terbuat dari campuran bahan-bahan tersebut.
Medium Mix Carbon dan FiberGlass
Dengan mencampur kedua bahan utama Joran pancing, maka bisa didapat karakter yang lebih baik dari Joran yang terbuat dari murni fiberglass atau murni Carbon. Kelebihannya dari komposit medium ini adalah actionnya sangat bagus dan lebih kuat dari bahan Carbon. Kekurangannya adalah harganya lebih mahal dari bahan FiberGlass. Biasanya Joran jenis ini dipakai oleh Pemancing kelas menengah.
High Carbon Composite
Karakter dari komposit High Carbon dan FiberGlass ini yang utama adalah terasa ringan dan mantap. Action saat strike yang bagus sekali. Harganya sangat mahal dan butuh perawatan khusus. Biasanya memang dipakai oleh pemancing profesional.

Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Joran Pancing

Adapun pun beberapa hal yang perlu diperhatikan dan tips dalam memilih joran yang mungkin bisa membantu dan menambah wawasan anda dalam menentukan joran pancing yang anda pilih.

Saat pemilihan joran, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum anda memutuskan untuk membeli sebuah joran pancing sebagai berikut :
Berat Joran / Stick Pancing
Untuk joran fiberglass itu kuat dan elastis , tapi cukup berat, sedang joran carbon itu ringan tapi lebih mudah getas atau patah dibandingkan dengan joran fiberglass. Tapi untuk teknik casting sebaiknya memilih joran yang ringan agar tidak membuat kita cepat  lelah.
Handle / Grip
Model handle ini ada 3 jenis, yaitu handle pendek, medium dan panjang. Joran yang pendek ini, biasanya dipakai untuk single-hand casting (casting dengan 1 tangan), dan yang panjang untuk double-hand casting (casting dengan 2 tangan).
Handle yang medium, biasanya untuk single-hand casting tapi posisi ujung joran yang lebih panjang ini akan membantu kita menahan beban joran, terutama saat fight dengan ikan. Terutama kita harus tahu dulu, reel apa yang akan kita pakai. Kalau kita mau pakai Reel Spinning joran juga harus disesuaikan, demikian juga kalau kita mau pakai Reel Bait.
One piece rod
Joran  terbaik, sebenarnya adalah joran yang cuma 1 batang saja, alias tidak ada sambungan.  Untuk joran panjang lebih dari 180cm, agak sulit rasanya kalau kita memaksa memakai yang  one piece itu.Contoh saat membawanya memakai motor untuk menuju spot mancing. Nah, untuk joran panjang, akan lebih baik kalau kita memilih yang 2 pieces untuk panjang joran sekitar 2,1 – 3 meter, atau 3 pieces untuk joran yang lebih panjang lagi.
Type Joran Fast Tapper, Slow Tapper
Untuk joran ada 2  type yang Fast Tapper dan juga Slow Tapper. Isitilah tapper ini seperti kecepatan action di joran dalam merespon gerakan kita saat kita menghentak joran pada waktu “hit” atau lure disambar ikan tersebut.
Ciri – ciri joran fast tapper ini cenderung keras di bagian pangkal sampai ke bagian tengah joran, baru agak lemas/lentur di ujungnya, sedang yang slow tapper cenderung lentur mulai dari ujung joran dekat handle/grip.
Untuk joran fast tapper cenderung lebih mudah dipakai, karena dengan joran ini kita bisa casting lebih jauh dan respon joran saat kita gentak juga cukup cepat.
Tips
Beberapa tips yang bisa Anda terapkan dalam memilih joran ketika hendak memancing, antara lain:
~ Carilah  spot atau lokasi di mana  akan memancing, tentukan  pilihan joran pancing. Jika kita akan memancing di laut, lebih baiknya kita memilih joran yang biasa tergabung dengan reel di dalamnya. Bisa juga yang include atau bisa kita cari secara terpisah. Karena lokasi laut membutuhkan senar (benang pancing) yang panjang.
~ Carilah jenis joran batangan jika lokasi memancing ada di sungai-sungai dangkal, kolam pancing, maupun di tepi-tepi danau. Agar untuk memudahkan kita dalam menghandle joran pancing. Tidak ada aturan memang untuk menggunakan jenis joran ini di tempat-tempat tersebut. Namun kenyaman lah  banyak pendapat dari pemancing yang enjoy/lebih senang menggunakan jenis joran batangan ini.Dan itupun  kembali ke kenyamanan kita masing-masing saat mancing di lokasi tersebut.
~ Apabila memilih joran dengan tempat senar (benang pancing) sebagai jalanya benang pancing dari reel, pilihlah yang mempunyai dasar berlapis keramik, karena jika terjadi gesekan pada saat terjadi Fight, kemungkinan tali pancing (senar) putus akan berkurang. Lain halnya jika Anda memilih cincin tali pancing yang berdasar besi atau logam-logam lain yang mudah berkarat. Hal ini bisa membuat tali pancing Anda putus karena gesekan yang terjadi.
~ Untuk diameter dari joran juga tidak kalah pentingnya dalam penentuan ini. Karena joran dengan diameter besar, sangat tidak nyaman di pegangan ketika tangan sang pemancing lebih kecil. Hal tersebut juga perlu kita perhatikan dalam lokasi mancing kita. Jangan memilih joran dengan diameter kecil jika lokasi memancing kita adalah di lautan dengan target ikan besar.
Ada dua jenis macam type reel seat pada joran:
Reel seat adalah tempat dudukan reel pada joran, ada dua macam type reel seat pada joran yaitu spinning reel dan baitcasting reel atau overhead, untuk reel spinning di bawah dan reel baitcasting diatas.

  1. Spinning Reel
  2. Cukup mudah memakainya bisa dengan cepat menggulung benang, jarang terjadi trouble dengan benang seperti “lash-back”, cukup mudah casting jauh meski lurenya ringan, untuk mancing di kolam lebih mudah. Kekurangannya adalah kalau benang tidak kencang maka akan mudah keluar dari spool semaunya sendiri.
    1. Bait Reel  atau Overhead
    Lebih kuat saat kita menggulung benang / fight dengan ikan, benang tidak mudah melintir. Intinya, reel ini kuat dalam hal menahan beban,dan lebih banyak gaya saat melempar pakai reel ini. Kekurangannya adalah reel ini menggulung benang dengan lebih lambat dibanding dengan spinning reel, kalau lurenya ringan agak sulit casting jarak jauh, ada resiko back lash alias benang menggulung terbalik di spoolnya.

Senin, 08 Oktober 2018

Cara Membuat umpan Kucur yang jitu

Umpan Ikan Baung : Umpan Kucur Paling Ampuh - Tentu kalian tidak asing lagi dengan ikan yang satu ini. Ikan baung mempunyai rasa daging yang gurih serta sensasi strike yang akan membuat pemancing kewalahan saat bertarung. Ikan baung banyak ditemukan di indonesia seperti jawa, sumatera, kalimantan dan beberapa daerah lainya.

Ikan baung mempunyai nama yang berbeda-beda disetiap daerah. Misalnya ikan sengol di jawa barat, ikan beong di jawa tengah, ikan patik di Kalimantan dan masih banyak nama lain diberbagai daerah.

Lingsang Fishing- Ikan Baung

Umpan Kucur Umpan Jitu Mancing Ikan Baung

Untuk memancing ikan baung tidaklah susah, ikan baung termasuk ikan yang rakus dan tidak pilih-pilih umpan. Namun kita juga harus tetap mempersiapkan umpan terbaik agar hasilnya bisa lebih memuaskan. Bicara tentang ikan baung tidak akan lengkap tanpa membahas umpan kucur.

Apa itu umpan kucur?? Didaerah sumatera dan kalimantan ada umpan yang khusus digunakan untuk memancing ikan baung yaitu umpan kucur. Umpan kucur terbilang sangat ampuh untuk bisa mendaratkan ikan baung.

Cara Membuat Umpan Kucur

Umpan ini terkenal sangat jitu namun baunya sangat menyengat dan busuk. Umpan kucur ialah umpan yang terbuat dari daging ikan baung juga ditambah jeroan kambing atau usus ayam ditambahkan segumpal kapas sebagai medianya.

Membuat umpan kucur

Bahan - bahannya :

  1. Daging ikan baung secukupnya (bisa juga pakai daging ikan lain. 
  2. Usus ayam secukupnya.
  3. Lemak kambing atau lemak sapi secukupnya.
  4. Kapas secukupnya.


Cara Meracik :

  1. Masukan semua bahan kedalam wadah kecuali kapas yang bisa ditutup rapat seperti toples.
  2. Tutup toples rapat dan usahakan kedap udara.
  3. Setelah itu timbun toples dalam tanah sampai semua bahan membusuk kurang lebih 3 hari 3 malam.
  4. Lalu angkat toples kemudian campurkan kapas kedalam adonan. Lalu tutup kembali toples dan diamkan kembali adonan 1 hari 1 malam agar bau menyengat meresap kedalam kapas.


Karena prosesnya yang cukup lama serta baunya yang sangat menyengat banyak pemancing yang enggan menggunakan umpan ini.

Namun bila kalian malas dan repot meracik umpan ini, Sekarang sudah banyak yang menjual umpan kucur ini. Hanganyapun tidak terlalu mahal kisaran Rp. 25.000 - Rp. 35.000. Cukup mencuil sedikit kapas lalu kaitkan kekail dan lempar ke spot tertentu.

Bila kalian tidak kuat dengan bau yang dihasilkan umpan kucur. Bisa menggunakan umpan alternatif yang tidak kalah jitu.

1. Usus Ayam

Salah satu umpan jitu selain kucur adalah usus ayam. Perlu kita ketahui pada dasarnya ikan kucur sangat menyukai umpan dengan bau yang menyengat. Usus ayam juga memiliki bau yang cukup menyengat meski masih mentah. Agar hasilnya lebih memuaskan tambahkan kuning telor bebek atau lemak sapi atau kambing agar baunya lebih khas dan menggoda.

2. Pelet Udang

Umpan pelet juga mempunyai bau yang menyengat sehingga cocok untuk memancing ikan baung. Dari berbagai macam pelet menurut pengalaman para pemancing pelet udang yang paling disukai ikan baung. Untuk menggunakan umpan pelet kalian bisa mencampurnya dengan kuning telor bebek atau terasi agar lebih jitu.

3. Cacing

Cacing memang jadi umpan wajib buat hampir semua jenis ikan. Tak terkecuali ikan baung, di habitat aslinya cacing juga menjadi makanan favorit ikan baung. Karena memang banyak hidup di rawa dan sungai yang menjadi habitat ikan baung sendiri.

Untuk menggunakan umpan cacing mimin rasa tidak memerlukan campuran bahan lainnya. Cukup kaitkan dua atau tiga cacing kekail dan umpan siap digunakan.

Selain beberapa umpan diatas masih banyak umpan alami lainnya seperti: jangkrik, ulat daun pisang, kroto, laron dan jenis serangga lainnya.

Tips Mancing Ikan Baung

Ikan baung termasuk kedalam keluarga lele atau ikan berkumis. Ikan jenis akan lebih aktif malam hari saat mencari makan. Pada malam hari ikan baung lebih mengandalkan indera penciumannya saat mencari makan.

Maka dari itu gunakan umpan yang berbau tajam agar lebih ampuh. Dan perlu mimin ingatkan lagi umpan kucur bisa jadi andalan karena baunya yang wauww.

Sebagai tambahan saja ikan baung senang berdiam du lubuk-lubuk sengai dengan membuat sarang atau liang didasar sungai.


Kamis, 26 Juli 2018

Umpan jitu ikan gabus



Umpan Jitu Mancing Ikan Gabus Liar dan Besar– Sebenarnya banyak cara yang cukup mudah untuk membuat umpan ikan Gabus atau ikan kutuk ini. Umpan ikan sangat penting untuk diketahui, terutama untuk kalian yang hobi memancing ikan Gabus. Ikan gabus sendiri masih merupakan jenis ikan predator air tawar yang kerap sekali keberadaannya diair tawar seperti dirawa-rawa, danau, sungai, kanal dan parit. Ada beberapa jenis umpan yang bisa kalian gunakan untuk memancing ikan yang termasuk ikan Gabus.

Berikut beberapa umpan mancing ikan gabus yang paling ampuh bisa kalian pilih:

  • Belalang 

  • Hewan yang banyak ditemui di persawahan ini sebenarnya bisa digunakan sebagai umpan ikan gabus. Belalang bisa digunakan untuk memancing ikan gabus, karena selain ampuh untuk mendapatkan ikan gabus dan mendapatkan belalangpun tidak terlalu susah. Adapun cara menggunakan belalang sebagai umpang, cukup kaitkan mata kail pada belalang mulai dari ekornya.

  • Cacing
    Kalian bisa menggunakan cacing tanah sebagai umpan jitu untuk menangkap ikan Gabus. Cacing tanah selain mudah didapatkan, juga mempunyai bau amis yang menyengat dan sangat ampuh menarik ikan ikan Gabus. kelebihan menggunakan umpan cacing tanah ini tidak hanya dimakan oleh ikan gabus saja namun ikan predator jenis lainnya juga bisa memakannya.
  • Ikan kecil
Ikan Wader merupakan ikan yang berukuran kecil dan banyak ditemui disungai. Ukurannya yang kecil sangat cocok bila dijadikan sebagai umpan ikan predator seperti Gabus. ikan wader yang akan digunakan sebagai umpan harus diusahakan masih hidup. Caranya cukup kaitkan mata kail kepunggung ikan wader. Kenapa harus hidup? karena ikan wader dapat berenang dan menarik perhatian ikan Gabus untuk dimangsa olehnya.
  • Jangkrik
          Gak afdol rasanya bila jangkrik tidak disebutkan sebagai umpan yang paling ampuh untuk memancing ikan gabus. Hewan yang bersuara merdu ini dapat digunakan sebagai umpan untuk memancing ikan Gabus. Karena bila jangkrik digunakan sebagai umpan merupakan hal yang sudah biasa. Jangkrik juga bisa digunakan untuk memancing ikan predator jenis lainnya, caranya cukup mudah kalian hanya perlu mengaitkan ekor jangkrik pada mata kail pancing kalian.
  • Katak Kecil 
    Carilah katak kecil yang banyak berkembang biak di sawah dan sungai. Untuk memakai umpan katak ini biasanya digunakan mancing ikan pada malam hari, yaitu dikaitkan pada mata kail mulai dari belakang ekornya dan menggantung. ganas. Usahakan kataknya masih hidup hal Ini bertujuan agar umpan dapat bergerak dan merarik perharian ikan gabus supaya lebih cepat datang serta memangsa katak.

  • Ulat daun pisang
    Ulat daun pun bisa juga digunakan untuk umpan memancing ikan gabus selain bisa menggunakan belalang, cacing tanah, ikan kecil seperti ikan wader, jangkrik ataupun katak kecil. Selain mudah untuk didapatkan, ternyata ulat daun dapat memikat ikan gabus datang. Cara cukup kaitkan mata kail dari belakang ekornya, dan umpan pun sudah diap digunakan.

Jenis jenis lure/ umpan buata untuk top water

Selamat datang diLingsang fising- jika sebelumnya kita membahas mengenai macam- macam tehnik memancing, Dikesempatan kali ini akan kita bahas mengenai jenis-jenis umpan atau lure palsu yang paling banyak digunakan para angler untuk casting dan disini kita akan bahas masalah lure untuk casting gabus. berikut kelebihan dan kekurangan menggunakan jenis lure tersebut.

Berikut ini macam-macam umpan palsu untuk casting gabus.


Umpan Permukaan Air (Top Water Lure)

Untuk di awal kita ketahui dulu jenis-jenis lure untuk casting gabus di permukaan air atau umpan yang mengapung di permukaan.

1. Jump Frog

Jump Frog biasa disingkat JF merupakan satu dari berbagai macam umpan mainan/palsu untuk casting gabus. Pada umumnya terbuat dari kayu dan plastik. Untuk bikinan tangan atau handmade biasa terbuat dari kayu ringan yang dipoles menjadi berbagai ragam bentuk, model serta warna. Sedangkan yang pabrikan banyak terbuat dari plastik.

Seperti namanya Jump Frog, bisa diartikan "kodok loncat", karena action JF yang bagus biasanya meloncat-loncat di permukaan air sehingga menimbulkan gelombang di air yang dapat  menarik perhatian gabus. Komposisi Jump frog pada umumnya terdiri dari Body, Double Hook, Skirt (rumbai karet) dan penutup hook.


Lure Jump Frog
Salah satu kelebihan yang dimiliki jump frog adalah efek loncat-loncat yang mungkin tidak bisa ditemukan pada jenis lure lain. Bagi Anda yang suka kagetan dengan sambaran gabus, juga cocok menggunakan jump frog ini. Gabus yang menyambar umpan, bisa langsung ditarik, dan lebih mudah strike/hook up tersangkut di hook.


Kekurangan memakai JF untuk umpan casting


Menggunakan jump frog untuk casting tidak bisa sembarang jenis spot apalagi spot yang banyak sangkutan rerumputan dan ranting kayu. Hal ini karena hooknya yang rentan mudah terbuka walaupun sudah ada "penutup". Memang banyak bahan yang dapat dipakai untuk digunakan penutup double hook pada JF ini, misalnya kawat sling, seperti gambar diatas menggunakan nilon ukuran besar. Jika kita ingin JF tidak mudah tersangkut bisa menggunakan slang kecil sebagai penutupnya. Namun akibatnya adalah saat gabus menyambar umpan, penutup sulit terbuka dan kemungkinan bisa mocel.

Jadi, kesimpulannya Jump frog cocok digunakan di area yang terbuka dan sedikit ranting ataupun rerumputan.


2. Mini Popper

Mungkin kita sering mendengar istillah popping, yaitu teknik mancing casting menggunakan popper. Popper merupakan sejenis umpan palsu permukaan air. Bisakah popper digunakan untuk mancing gabus? Tentu saja bisa namun sama halnya dengan JF, area yang dicasting harus area terbuka karena sangat mudah tersangkut. So, casting gabus memakai mini popper dianjurkan di area kolam yang bersih dari rumput dan ranting. Dijamin jika gabus menyambar 99 persen  setreek. Lihat trible hooknya saja ada 2 buah masing-masing 3 mata, hehehe.


Mini popper


3. Soft Frog

Soft frog merupakan jenis lure yang paling populer dan paling banyak digunakan oleh pemburu snakehead. Tentu saja dengan keunggulannya bisa melewati rintangan rerumputan dan ranting kayu menjadikan SF sebagai idola para castinger gabus. 

Soft frog


4. Kicker Frog


Kicker frog terbuat dari bahan karet/lateks murni. Actionnya cukup unik seperti namanya Kicker frog yang diterjemahkan Kodok Penendang. Kakinya nendang-nendang dan menimbulkan percikan. Cocok ditargetkan untuk gabus berukuran besar atau ikan toman. Harganya agak sedikit mahal dibanding JF dan SF.



Kicker frog
Untuk sementara itu saja 4 macam umpan casting yang populer digunakan oleh angler gabus.Kalau rekan angler punya saran silakan berkomentar. Terima Kasih atas kunjungannya.

Rabu, 25 Juli 2018

Tips Casting untuk Pemula

Lingsang Fishing- ok pembaca yang budiman. Ketemu lagi di postngan saya.. 
Yang sebelumnya membahas masalah tehnik memancing dan juga umpan untuk top water. Kali ini kita akan bahas tips casting untuk pemula yang tentunya ingin mencoba tehnik satu ini!!!
Keliatan nya trend mancing dengan teknik casting ini semakin berkembang, mungkin karena sosial media dan acara mancing kali ya? Mulai dari pemancing konvensional sampai yang gak hobi mancing pengen ngerasain casting :D.
Tapi, teknik ini gampang2 susah lho.. mungkin karena masuk dalam golongan Sport Fishing, sehingga memerlukan keaktifan, stamina, juga power dari badan kita. Banyak yang berhasil, banyak juga yang menyerah ditengah jalan.. sayang deh tackle nya 😦
Oke lah masuk ke topik. Kali ini saya mau membagikan sedikit tips untuk masbro atau mbakbro yang baru mulai coba teknik casting.
Walaupun saya bukan master, shifu apa lagi sapu 😀 tapi seenggaknya saya bisa lah sedikiiiiit bagi pengalaman yang seada nya ini siapa tau membantu hehe…

  1. Pahami Spesifikasi Lure / Umpan Anda
Wuih ada spek nya ya!? Ada donk hehee… Banyak pemula yang lebih mementingkan bentuk lure dan warna sehingga kadang melupakan spek nya. Padahal menurut saya spek ini yang paling penting dibandingkan bentuk dan warna nya, karena spesifikasi lure ini juga yang akan membantu keberhasilan casting man teman.

Contoh spesifikasi lure.

Sebelum beli lure, sobat baca dulu spesifikasi kayak diatas. Kebanyakan gak selengkap contoh diatas, tapi Length (ukuran lure), Weight (berat lure),  dan action lure (floating, sinking, suspending, plongeant) pasti ada di spesifikasi lure. Nah teman2 mesti tau spesifikasi ini dan action lure beregerak nya kayak gimana. Untuk lebih detil mengenai action mungkin sobat bisa googling sambil mempelajari untuk lebih detailnya, karna klo dijelasin satu – satu disini bisa jadi buku novel :D.

2. Pahami Spesifikasi Tackle (Rod, Reel & Line)
Setelah paham mengenai spesifikasi lure, selanjutnya yang perlu dipahami adalah spesifikasi tackle. Karena casting butuh keaktifan alias harus semangat lempar lure terus menerus maka tentunya kita butuh tackle yang ringan.
Untuk rod / joran, ukuran lbs bisa pakai maksimal 16 – 20lbs dengan panjang 180cm dan tentunya harus pilih blank yang kecil supaya mengurangi beban (ini berlaku untuk rod BC & Spinning). Di spesifikasi rod juga terdapat info berapa batas berat maksimal lure yang dipakai di rod tsb.
Nah karakter rod juga beda – beda, kita harus sesuaikan lagi sama target dan spot yg kita tuju. Tapi kalau untuk pemula, saya rasa karakter slow – medium action sudah cukup.
Sedangkan reel, saya sarankan pakai ukuran kecil 1000 – 2500 untuk spinning dan 100 – 200 untuk reel baitcasting.
Line bisa menggunakan PE ukuran PE 1, 1,5 atau PE 2. Tergantung dari reel yang digunakan.

3. Pahami Spot dan Target 
Nah ini point yang terakhir, setelah kita .senjata berupa lure dan 1 set rod + reel maka selanjutnya siap mancing. Kalau mau casting, spot & target harus di analisa dulu. Kira – kira gimana kontur dasar nya, kedalaman spot juga di cek gimana rintangan nya. Selain itu juga kita harus sedikit memahami karakter predator air yang kemungkinan menyambar lure.
Kalau bagi saya, cara menyambar predator sama saja. Ketika menyambar lure, maka sang predator air akan lari dan biasanya mencari perlindungan berupa akar / ranting / batu di dasar air. Nah pinter – pinter fight dan setting drag deh ya.
Nah pilihan lure yang pas biasanya membuahkan peluang strike. Eh tapi jangan ngarep dulu, walaupun semua sudah terencana, sering kali juga terjadi “keboncosan” lho.. makanya mancing dengan teknik casting gak semudah yang dibayangkan dan trial and error sudah pasti ada, karena di dalam teknik casting tidak semudah mancing dengan menggunakan umpan alami. Jadi inti nya harus sabar, tekun dan teliti 😀

Oke kira-kira sekian tips yang bisa saya bagikan, semoga tip yang sangat dasar ini bisa jadi info buat temen2 yang baru mencoba teknik casting ataupun yang baru mau terjun ke teknik mancing casting.
Bagi yang mau sharing tips juga monggo… silahkan isi komentar dibawah untuk nambah pengetahuan temen2 yang lain.


Salam SSTTTRRIIKKKKKEEEEEE….!

Macam- macam tehnik memancing

Mancing adalah suatu hobi yang dapat dilakukan dan diimplementasikan olek semua kalangan, baik anak-anak, tua, muda semuanya bisa.
    Melalui hobi memancing, kita dapat mengurangi beban fikiran. Namun tahukah anda, ternyata dalam dunia memancing terdapat beberapa tehnik dalam memancing.dan pada dasarnya, memang tidak ada aturan baku dalam dunia memancing karena memancing/ tehnik yang digunakan sangatlah fleksibel.
  Namun jika suatu saat memancing menjadi hobi yang semakin menarik, tentu saja anda ingin yang namanya improfisasi mengenai tehnik- tehnik memancing yang baru dalam memancing.


Dengan mengetahui tehnik-tehnik yang sering diaplikasikan dalam dunia memancing, tentu akan menggugah minat kita untuk mencoba tehnik baru. Misalnya, seseorang yang biasa menggunakan tehnik dasaran sudah sering sehingga ingin mencoba tehnik lainnya seperti Casting. Tentu saja tehnik casting yang baru masih perlu untuk dipelajari, baik dari segi tehniknya sendiri sampai dengan perlatan yang diperlukan untuk tehnik ini. Namum hal tersebut akan menjadi sia-sia bahkan akan membuang buang waktu dan biaya saja. Oleh karena itu, diblog ini kita akan mengulas beberapa tehnik yang sering digunakan diberbagai daerah.

Berikut beberapa tehnik memancing pada umumnya:

1.MANCING DASARAN(Bottom fishing)
   Mancing dasaran merupakan tehnik konvensional (umum) yang digunakan para pemancing. Tehnik ini biasa digunakan untuk memancing ikan yang sering bermain didasar laut, sungai, danau maupun empang. Mancing dasaran dapat digunakan tanpa harus menggunakan joran, dengan kata lain bisa hanya dengan menggunakan senar, kail dan umpan-pun sudah dapat dilakukan. Tehnik yang bermodalkan senar dan kail ini banyak digunakan oleh nelayan dilaut diatas perahu. Bisa juga dengan menggunakan reel dan joran.
  Semua sesuai dengan keinginan si pemancing. Inti dari tehnik memancing dasaran adalah menenggelamkan umpan kedasar air dengan menggunakan pemberat/ timah.

2. Ngocer
   Ngocer adalah tehnik memancing dengan menggunakan umpan hidup atau disebut juga dengan Live bait sebagai umpan. Kemudian umpat tersebut dilemparkan kespot/ tempat yang diinginkan sehingga melayang dan bergerak dengan sendirinya. Tehnik ini dilakukan tanpa pemberat/ timah. Terkadang juga menggunakan alat bantu seperti balon untuk mengontrol umpan agar tidak menyelam kedasar air. Senar utama dipasangi snap dan swivel kemudian disambung  mata kail dengan kawat nelkin sepanjang 10cm.
Umpan yang digunakan mutlak umpan hidup tergantung target yang diinginkan, seperti: selar, tembang, layang, como, kembung dll.
Tehnik ini juga dapat digunakan dirawa-rawa dengan target utamanya seperti ikan gabus atau ikan toman. Yaitu menggunakan umpan katak sawah atau juga bisa menggunakan cicak.

3.TROLLING   









Tehnik ini diwajibkan menggunakan reel khusus yang kuat dan juga joran khusus yang hanya terdiri dari 1 bagian (one piece) dan harus ditarik dengan kapal dengan kecepatan 5-7knot. Trolling biasa menggunakan umpan buatan, yang dibuat dari fibber glass, kayu atau plastik. Saat ini anda dapat menemukan lure atau umpan buatan ditoko pancing baik secara online ataupun tidak. Dan ada juga umpan lain yang disebut dengan konahead yang berbentuk seperti cumi besar dengan rambut berumbai tetapi berwarna mencolok untuk memancing ikan layaran, marlin ataupun pedang. Dan jarak antara umpan dengan kapal antara 20-100m tergantung dari ukuran umpannya. Dan jika trolling dengan menggunakan umpan minnow biasanya kapal akan melaju dengan kecepatan 8knot. Bahkan jika menggunakan konahead laju yg digunakan dari 8-12kont.

4.casting
   
Dokument Lingsang Fishing

Tehnik casting adalah tehnik memancing dengan melemparkan umpan buatan / lure, kearah target dengan piranti joran dan reel.
Inti dari tehnik ini adalah mobilitas saat melempar dan menggulung lure. Namun dalam kenyataanya, tehnik casting ini juga ada yang tanpa menggunakan piranti seperti joran maupun reel atau disebut juga handline. Tehnik casting ini juga memang menuntut tangan untuk terus menerus melempar dan menggulung lure, sampai ikan target tertarik untuk menyambar lure. Itulah yang membedakan antara tehnik dasaran dengan casting.
Salah satunya seperti dalam video ini, dimana tehnik casting ini dilakukan.


5.POPPING
   
    Pada dasarnya tehnik ini juga termasuk dalam kelompok casting, yang membedakannya adalah joran yang digunakan dalam tehnik ini berkisaran antara 200-250cm. Joran popping biasanya terdiri dari dua bagian yang tersambung pada butt blank joran. Hal ini guna menghindari resiko patah jika sambungan ditengah joran. Dan joran yang lebih panjang akan menghasilkan lemparan yang lebih jauh. Reel yang digunakan biasanya reel-reel dwngan ukuran besar, dengan ukuran 5.000 hingga 10.000 keatas. Senar yang digunakan adalah senar PE braided mulai dari PE 5 hingga PE 8.

     Sesuai dengan namanya, tehnik ini khusus menggunakan lure popper biasanya berukuran besar dengan berat antara 80 hingga 100 gram untuk popping ukuran ringan bisa menggunakan popper dengan berat 10-40 gram. Untuk popper yang sering digunakan adalah "Chugger" yang kepalanya rata dan memiliki cekungan didepannya. Popper berbentuk Chugger ini bila disentak sewaktu diatas air akan menimbulkan bunyi "pop,pop,pop" dikarenakan kepalanya menabeak air. Itulah sebabnya kenapa disebut dengan popper.
  Tehnik popping hampir sama dengan tehnik casting, yaitu melempar lure secara berulang-ulang dan menggulung reel secara cepat. Dan setiap beberapa putaran lure disentak lalu digulung lagi. Cara tersebut dilakukan agar umpan tersebut bergerak menyerupai umpan ikan alami yang sedang kesakitan, sehingga ikan pemangsa akan menjadikan popper tersebut sebagai mangsa. Tehnik ini lebih banyak dilakukan dilaut, dengan target utamanya seperti GT atau juga Quek gerong.
Dan diindonesia sendiri untuk tehnik ini cukup digandrungi untuk kalangan menengah keatas.

6.SURF CASTING 

 Tehnik ini dilakukan dari pantai dengan menggunakan joran ukuran 350cm sampai 450cm dan biasanya terdiri dari 3 sambungan yang harus disambung jadi satu. Joran ini hampir seperti joran spinning atau joran popping namun lebih panjang. Pemancing juga harus menggunakan reel yang cukup besar, biasanya model spinning kelas 5.000 sampai 8.000 keatas. Walau tehnik dasarnya menyerupai tehnik casting, yaitu melemparkan umpan sejauh-jauhnya tetapi dalam surf casting ini umpan dibiarkan menarat selayaknya memancing dasaran. Oleh karena itu, rangkaian pada surf casting ini harus menggunakan timah pemberat untuk menahan umpan agar tidak bergerak kesana kemari terbawa ombak.
  Umpan yg digunakan juga bukan umpan buatan, tetapi menggunakan umpan seperti ikan-ikan kecil, cacing laut, udang dll. Dan tehnik ini akan bekerja efektif jika dilakukan diwaktu- waktu tertentu seperti saat air pasang, karena saat itulah ikan mendekati pantai untuk mencari makan.

7.JIGGING
   Jigging bukanlah tehnik baru, diperkirakan nelayan dari beberapa negara sejak ribuan tahun lalu telah mencoba memancing ikan dengan umpan buatan yang dibuat dari timah atau logam lain berbentuk ikan kecil yang diterjunkan kedalam laut kemudian ditarik keatas. Jigging biasanya dilakukan dispot laut yang terdiri dari terumbu karang dengan kedalaman antara 50 sampai 100M.
Lure yg digunakan adalah metal jig (lure yang terbuat dari bahan metal) yang digunakan biasnya adalah yang memiliki berat minimal 100 gram agar terjun dengan cepat kedasar laut.

  Bahkan beberapa pemancing menggunakan metal jig dengan berat 250 sampai 400 gram tergantung ikan yg menjadi sasaran. Memancing dengan tehnik jigging memerlukan peralatan yang berbeda dari tehnik popping dan casting. Joran yang digunakan lebih kaku dan pendek, yaitu antara 150 cm sampai dengan 200cm. Joran untuk jigging biasa menggunakan joran khusus sepeeti joran trolling namun ukurannya lebih kecil dan memiliki 2 sambungan yang sambungannya berada pada pangkal joran (butt).
Rellnya juga harus lebih kuat dari pada reel untuk popping walau dasarnya bisa ditukar tukar.

8.MANCING GARONG
  Tehnik ini lebih dikenal dengan sebutan "ngegarong" karena menggunakan kail yang memiliki 6 mata kail, berbentuk seperti matahari disebut dengan pancing "GARONG". Hal yang paling unik dari tehnik ini adalah sering kali ikan yang digarong tertangkap bukan karena pancing menyangkut dimulutnya, namun karena mata kail menyangkut pada ingsang ataupun pada bagian tubuh lain si ikan.
Mancing garong ini biasa lebih sering menggunakan joran tegek atau joran polos tanta reel seet dan guard ring. Panjangnya antara 4 sampai 6 meter. Memancing menggunakan tehnik ini harus menggunakan pelampung kayu yang berbentuk seperti piring terbang. Jarak antara pelampung dengan mata kail berkisar antara 50cm sampai 100cm. Sedangkan panjang senar dari ujung joran sampai mata kail kisaran antara 2meter hingga 3meter.

Memancing dengan tehnik ini umumnya menggunakan umpan lumut laut yang banyak terdapat di batu pinggir pantai, bahkan ada pula yang menggunakan nasi ataupun kue. Umpan tersebut tidak dikaitkan dengan mata kail, namun diikankan disenar dengan jarak antara 2 sampai 3cm dari mata kail. Target utama adalah ikan barongan, ikan kakak tua, dan terkadang juga ikan botana. Tehnik ini sangat murah tetapi cukup unik, eksentrik dan juga cukup sulit dilakukan. Jika dari pembaca ingin mencobanya bisa dilakukan.

9.ROCK FISHING

  
 Tehnik ini dinamakan rock fishing dikarenakan dilakukan diatas batu karang (rock) atau diatas bukit dipinggir laut yang curam. Oleh karena itu, tehnik ini butih stamina yang benar-benar fit dan kuat karena sebelum memancing biasanya pemancing berusaha mendaki bukit yang curam untuk mendapatkan spot yang bagus. Biasanya spot terletak diatas batu karang yang tinginya dari 2m sampai 20m dari permukaan laut. Dan tehnik ini memiliki banyak resiko, jika karang terlalu rendah sewaktu air pasang bisa jadi pemancing terjebak dikarenakan terputus dengan daratan dan jika spot terlalu tinggi pemancing beresiko terjatuh kedalam laut.


Sedangkan untuk piranti, tehnik ini hampir sama dengan surf casting yang membedakannya hanya perlu membawa pendamping atau pengalaman yg cukup.





10.FLY FISHING


     
Tehnik satu ini adalah tehnik paling unik dalam memancing.yang dikembangkan oleh bangsawan dari inggris. Namun, ada yang menyebutkan bahwa tehnik fly fishing ini sudah ada sejak abad ke 2 masehi. Pada jaman romawi kuno yang menyatakan memancing dengan artificial fly.

Secara umum fly fishing adalah seni memancing dengan menggunakan lure berbentuk fly (serangga). Lure flies ini biasa terbuat dari lilitan benang khusus yang dibuat menyerupai serangga - serangga kecil. Tehnik fly fishing menggunakan piranti khusus, baik itu reel, joran, maupun senar, hingga backingline. 

Demikianlah beberapa macam tehnik memancing pada umumnya yg sering digunakan para pemancing, baik itu pemancing pemula maupun yg sudah profesional.

Jenis -jenis lebah madu