Tampilkan postingan dengan label cara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cara. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 April 2020

Cara pemindahan lebah madu

Asalamualakum wr.wb,

Sahabat semuanya, dikesempatan kali ini saya akan berbagi Cara pemindahan koloni lebah madu sahabat semuanya.

Dimana kita ketahui selama ini apa saja manfaat madu itu, dan harga dipasarannya.
Dan tidak jarang banyak sekali madu palsu yang diedarkan hanya untuk mendapatkan pundi- pundi rupiah...

Jadi kesempatan kali ini saya akan membagikan bagai mana cara memindahkan koloni lebah madu dari alam ke rumah untuk di budidayakan.
Disini lebah yang akan coba saya budidayakan adalah lebah jenis Trigona sp.
Atau yang lebih umum kita kenal klanceng, kelulut, teuwel dan masih banyak lagi nama sebutannya sesuai daerah masing masing.

Tonton juga:

Jadi, sebuelum sahabat sekalian memindahkan koloni lebah ada beberapa hal yang musti sobat sekalian persiapkan,
  1. Kotak stup
  2. Dan peralatan yang dibutuhkan.
Jadi untuk peralatan yang dibutuhkan untuk memindahkan koloni lebah jenis trigona itu seperyi golok atau kampak sob.
Karena lebah jenis ini sangan senang sekali bersarang dipepohonan atau bambu.

Proses awal yang harus dilakukan yaitu membuka temlat sarang koloni ini tinggal baik itu pohon maupun bambu, setelah itu hal pertama yang musti kita pindahkan yaitu telur koloninya sob.

Telur lebah levicep


Dan pada telur klanceng/ kelulut ini ada 2 sob, 1 telur tua( berwarna putih) dan telur muda yang berwarna gelap.
Untuk telur muda sendiri untuk penempatan di kotak setup jangan sampai terbalik ea sob!
Karna ditelur muda terkadang ada sel telur yang belum berisi larva . Tujuan agak peletakannya tidak terbalik agar nantinya sel telur baru ini dapat diletakkan sel telur oleh si ratu lebah sob.

Ratu lebah
 Ciri fisik yang menonjol dari ratu lebah jenis ini yaitu ukuran ratu yang lebih besar dan tidak dapat terbang sob. Jadi lebah jenis ini sangatlah mudah diternakan atau dibudidaya, karena ratu tidak mudah pergi dari setup yang kita buat.

Setelah telur koloni yang perlu kita pindahkan pastinya ratu dari koloni lebah ini sendiri.
Dan hal yang tidak kalah penying dari pemindahan lebah ini yaitu propolisnya sob, hang bisa kita letakan di pinyu keluar masuk koloni agar mengenali pintu keluar masuk koloninya sob.

Jadi itu cara singkan yang dapat saya bagikan dalam cara memindahkan koloni lebah jenis klanceng ke kotak budidaya.

Dan waktu pemindahan kotak dari lokasi yang paling baik yaitu diwaktu sore sahabat sekalian yang bertujuan. Agar koloni yang sedang bekerja mencari resin, nektar maupun serbuk sari sudah kembali. Jadi tidak ada koloni yang tertinggal nantinya.
Semoga bermanfaag ea sob.

Wasalamualaikum.


Kamis, 12 Maret 2020

Cara budidaya cacing

Budidaya cacing

Halo sobat lingsang, kali ini kita akan mengulas cara budidaya cacing.
Menjalankan sebuah usaha yang dibilang nyentrik ini memang memerlukan tekad yang bulat. Terlebih dengan pandangan sebelah mata pada ternak cacing yang kerap dilayangkan oleh masyarakat.
Namun tak perlu berkecil hati, usaha ini adalah usaha yang mudah untuk dilakukan serta mendatangkan untung yang sangat besar. Berikut penjelasan mengenai keuntungan, persiapan dan cara ternaknya:
Terlepas dari pandangan sebelah mata yang diberikan masyarakat dari berbisnis cacing. Ada banyak keuntungan yang akan diperoleh dari usaha ternak cacing yang ditekuni. Berikut ini adalah keuntungan yang bisa diperoleh :

1. Modal Yang Sedikit

Keuntungan yang pertama diperoleh dari ternak hewan cacing adalah modal yang diperlukan tidak lah banyak. Pembelian kandang, bibit dan pakan yang sederhana menjadi hal paling mempengaruhi dalam menentukan modal.
Di samping itu tidak perlu seorang peternak cacing diwajibkan memiliki lahan yang luas. karena beternak dari cacing bisa dilakukan dengan menumpuk box-box sehingga tidak memakan tempat.

2. Mudah Dalam Pemeliharaan

Poin kedua dari keuntungan dalam beternak cacing adalah kemudahan dalam pengolahan. Cacing adalah hewan yang bandel dan tidak memerlukan perawatan yang rewel. Oleh karena itu peternak cacing mendapatkan banyak keuntungan waktu luang dalam menggarap usaha ini.
Cacing bisa berkembang biak dengan baik hanya dengan dibiarkan begitu saja tanpa proses pemeliharaan yang istimewa.

3. Potensi Pasar

Lumbricus Rubellus, atau nama latin dari cacing tanah yang memiliki kulit merah, mempunyai cakupan pasaran yang sangat luas. Kebutuhan akan cacing kian meningkat dengan adanya temuan mengejutkan manfaat cacing untuk kesehatan dan juga kecantikan. Oleh karena itu, memilih untuk melakukan budidaya cacing adalah pilihan yang tepat untuk penghasilan yang tidak sedikit.

4. Omset Sangat Besar

Pemasukan satu bulan dari bisnis cacing akan tergantung dari berapa luas lahan yang dimiliki. Dalam satu box kandang cacing bisa mencapai sekitar sepuluh ribu cacing yang sudah siap panen. Maka semakin banyak box yang dimiliki, omset yang bisa dihasilkan pun akan semakin besar.

Hal Yang Perlu Disiapkan


Sebelum memulai budidaya cacing tanah,tahapan persiapan harus dilakukan dengan rapi dan baik. Persiapan ini lah yang nantinya akan menjadi penentu dari kesuksesan usaha cacing yang dilakoni. Berikut ini persiapan yang harus dilakukan :

1. Kandang  Dan Lokasi Pembiakan

Lokasi yang dipilih untuk beternak cacing adalah lokasi yang terlindung dari cahaya matahari secara langsung. Hal ini sangat berhubungan dengan sifat cacing yang tidak bisa tahan terhadap suhu yang relatif panas.
Kandang dibentuk dari box-box kayu dengan ukuran 90*50*30 cm. Box tersebut bisa disusun dalam rak-rak yang tinggi dan besar, hingga tidak membuat lahan ternak menjadi tersita.

2. Media

Media tanam cacing dibuat dari campuran pupuk kandang, kompos dan sisa limbah rumah tangga dengan air. Perbandingan bahan-bahan tersebut dengan air adalah 7:3, kemudian media di masukkan dalam box setinggi 30 cm.
Media ternak cacing dikondisikan seperti di lingkungan asli tempat hidupnya. Cacing menjadi hewan ternak yang sangat mudah dipelihara dengan penghasilan besar. Satu kilogram cacing dewasa dihargai sampai dengan 50 ribu.

3. Bibit Cacing

Untuk mendapatkan bibit cacing bisa dilakukan dengan mencari cacing tanah di sawah. Atau dengan membeli langsung ke petani cacing. Hal ini bisa menyesuaikan dengan kebutuhan bibit yang diperlukan. Bila ternak cacing mencapai puluhan hingga ratusan box, maka akan lebih baik untuk membeli bibit cacing di petani.
Namun bila jumlah box tidak terlalu banyak maka bibit bisa diperoleh dengan mengembangkan cacing tanah dari sawah di sebuah media selama 2 bulan. Dengan pemberian makan dan minum teratur.

4. Makanan Cacing

Tidak ada bahan khusus yang harus diberikan pada cacing sebagai sumber nutrisi mereka. cacing bisa diberikan makanan berupa serbuk sisa makanan yang telah dihaluskan. Termasuk hewan omnivora, cacing bisa diberikan makan dari bahan apa saja asalkan telah berupa serbuk, agar mudah untuk di konsumsi.

Cara Budidaya Cacing Yang Mudah Dilakukan


Proses ternak cacing menjadi hal yang paling mudah dilakukan dari pada ternak hewan yang lainnya. Budidaya cacing bisa sukses dengan tahapan cara berikut :

1. Proses Awal Budidaya

Setelah bibit cacing diperoleh kemudian cacing siap untuk ditempatkan dalam box-box. Terlebih dahulu media disiram dengan menggunakan air sebelum digunakan untuk ternak. Satu box bisa diisi 50-100 cacing bibit.

2. Pemberian Makan Cacing

Semua bahan makanan yang diberikan pada cacing harus berbentuk serbuk dengan bentuk yang kecil. kemudian ada aturan perbandingan yang harus diperhatikan dalam pemberian makan. Yaitu 1:1 antara jumlah cacing dan makanan yang diberikan.
Makanan cacing ini harus dilakukan proses fermentasi dengan larutan gula selama 1-2 hari sebelum diberikan. Serta diberikan 1 kali dalam 24 jam dengan menaburkan di permukaan media ternak. Tidak boleh memberikan makanan pada cacing secara berlebihan, hal ini karena akan memicu tumbuhnya belatung pada media ternak. Sehingga menggacam kelangsungan hidup cacing-cacing dalam media.

3. Cara Perkembangbiakan Cacing

Setelah cacing dewasa mereka akan bereproduksi dengan menghasilkan kokon atau telur cacing yang bisa sampai menetaskan 20 cacing. Tahapan sebelum itu, para peternak harus membuat media untuk cacing bertelur. Dengan mencampur potongan jerami dan kompos yang diletakkan di dalam box media ternak.
Maka cacing yang mengandung akan meletakkan telur-telur mereka di tempat media yang telah dibuatkan. Telur-telur menjadi mudah untuk dikontrol keberadaannya.

4. Pencegahan Dari Hama

Meskipun yang dibiakkan adalah cacing, tetapi tidak tertutup kemungkinan timbulnya hama dan penyakit. Seperti ancaman yang diperoleh dari hewan pemangsanya. Ruangan yang digunakan untuk memelihara cacing tidak boleh dibiarkan terbuka. Atau memiliki lubang yang memungkinkan burung, ular, tikus dan semut bisa masuk untuk memangsa cacing.
Selain itu pemeliharaan lingkungan agar tetap bersih menjadi hal paling utama dalam pembudidayaan cacing. Penggunaan kapur semut, melebar racun tikus, dan mengolesi box dengan minyak menjadi cara ampuh untuk mencegah hama mengganggu produksi cacing.

5. Penggantian Media Ternak

Proses ternak cacing menggunakan media yang terbentuk dari  campuran kompos, pupuk kandang dan air. Yang akan menjadi mengeras, atau berubah menjadi tanah setelah beberapa waktu ditempati oleh cacing.
Untuk itu penggantian dari media tempat cacing ini perlu dilakukan setiap 1-2 bulan sekali. Dengan menggunakan media yang baru dan banyak mengandung zat makanan maka cacing akan cepat tumbuh menjadi besar.

6. Proses  Panen

Saat dipandang besar dan dewasa, atau berumur sekitar 40-50 hari cacing tanah sudah bisa untuk dipanen. Proses panen pun sangat mudah untuk dilakukan, yaitu hanya dengan memberikan penerangan pada box ternak cacing.
Cacing yang sensitif terhadap cahaya akan bergerak keluar dari media ternak. Kemudian cacing siap untuk dipasarkan.
Itulah pengetahuan penting mengenai keuntungan, persiapan dan tahapan budidaya cacing yang perlu diketahui sebelum memulai bisnis ini. cacing menjadi bisnis yang kian menggiurkan untuk ditelateni. Selain sebagai mata pencaharian pokok, perawatan yang sederhana juga bisa membuat bisnis ini dijadikan sebagai usaha sampingan.

Jumat, 20 Desember 2019

Pakan Alternatif Budidaya Lele

Anda seorang pembudidaya ikan lele?
Beruntung sekali jika anda masuk ke dalam halaman ini.
Artikel ini wajib anda pelajari sebelum ataupun sedang berbudidaya ikan lele.
Buat Anda yang masih pemula atau yang sedang aktif melakukan budidaya ikan lele, tentunya perlu mengetahui berbagai macam jenis makanan ikan lele yang alami dan relatif murah dari harga pakan ikan lele di pasaran.
Terdapat berbagai cara yang bisa ditempuh peternak lele untuk budidaya ikan lele salah satunya adalah berbudidaya dengan menggunakan kolam terpal dan kolam tembok atau juga  bisa menggunakan sistem bioflok.
Jika menggunakan sistem bioflok tentunya sangat mengandalkan mikroorganisme sehingga membuat ikannya lebih gurih sehingga tanpa pakan saja pun oke.
Sebenarnya setiap peternak memiliki idola sendiri-sendiri dalam melakukan budidaya ikan lele dengan jenis apa.
Cara membuat pakan ikan lele agar cepat besar adalah dengan menggunakan pakan alternatif alami dimana pakan ini menjadi makanan yang paling disukai banyak jenis ikan lele. dan ini merupakan sebuah rahasia supaya lele cepat besar.
Anda bisa menyesuaikan berbagai macam pakan alternatif untuk diberikan pada ikan lele yang anda budidayakan.
Anda bisa memulai budidaya ikan lele menggunakan kolam terpal.
Kolam jenis terpal ini memang dianggap lebih baru dari kolam-kolam yang pernah ada.
Meskipun banyak juga peternak lele yang menggunakan kolam tanah, kolam tembok, atau pun drum plastik.
Ada banyak jenis alternatif pakan lele alami cepat besar dan cepat panen yaitu sebagai berikut:
1. Maggot Lalat
Magot lalat
Pernah dengar yang dinamakan maggot lalat?
Yuppps.... itutu, siblatung... 😁
Maggot lalat merupakan alternatif pakan ikan lele.
Maggot biasa tumbuh dengan siklus tertentu yaitu melalui telur lalat.
Jenis lalatnya yaitu black soldier fly dengan metamorfosis dengan fase kedua setelah mengalami fase telur.
Lebih tepatnya sebelum masuk fase pupa sebelum menjadi lalat dewasa.
Kandungan di dalamnya mengandung protein maggot dengan prosentase hingga 40 %.
Nilai gizi pellet dibuat oleh pabrik dengan prosesntase sekitar 20-25 %.
Pakan alternatif lele jenis ini dapat meningkatkan tingkat metabolisme pada ikan sehingga sangat baik untuk melawan berbagai penyakit.
2. Ikan rucah
Apasi ikan Rucah itu?
Ikan Rucah atau bisa dibilang ikan kecil dapat kita temui disungai maupun laut, jika disungai ikan wader/ benter dan dilaut seperti ikan teri contohnya.
Dan Ikan rucah merupakan alternatif pakan ikan lele yang sangat memiliki nilai gizi sangat tinggi. Ikan rucah ini sangat disukai oleh para petani karena di dalamnya sangat mengandung protein yang super tinggi.
Ikan rucah mengandung komponen yang berasal dari berbagai unsur sebagai penunjang pertumbuhan ikan lele yang rasanya sangat enak dan disukai oleh ikan lele.
Ikan rucah yang rasanya dianggap enak memang bukan hanya sekedar anggapan, tapi memang sangat benar adanya.
Para budidaya ikan lele biasanya mengandalkan ikan rucah untuk berbagai pakan harian.
3. Bekicot / Keong Mas
Bekicot maupun keong mas sering kali dianggap sebagai hama, terutama petani...
Tetapi bekicot ini juga ada manfaat sendiri bagi para budidaya ikan lele.
Bekicot merupakan bahan pakan ikan lele yang secara alternatif bisa digunakan sebagai pakan ikan yang memiliki kandungan protein sangat lengkap dan sangat bagus sebagai makanan yang dapat menjadikan ikan lele cepat besar pertumbuhannya. dan ikan lele pun memang sangat menyukai jenis pakan yang amis seperti bekicot.
Para peternak ikan lele memang sangat memuji kehadiran bekicot karena fungsi gizinya hampir sama seperti keong emas sehingga akan dapat menguntungkan bagi para pelaku budidaya.
Peternak juga seharusnya memiliki kerjasama yang baik untuk memberantas hama atau predator.
Para predator memiliki simbiosis mutualisme dengan peternak bekicot untuk menyediakan pakan lele yang memiliki kualitas sangat bagus.
Ikan lele dapat bertumbuh dengan baik dengan konsumsi bekicot.
4. Cacing
Cacing selain dapat menyuburkan tanah, ternyata bagus juga untuk pakan alternatif pakan alami ikan lele.
Banyak para ahli cacing lubricus yang menyadari bahwa di dalam tubuh cacing mengandung kadar protein yang sangat tinggi, atau sekitar 76 %.
Kadar cacing ini lebih tinggi dibandingkan dengan protein yang ada di dalam daging mamalia karena proteinnya sebanyak 65% atau ikan yang memiliki kadar sebanyak 50 %.
Cacing sutra juga bagus sebagai pakan ikan lele sebab memiliki laju pertumbuhan yang sangat tinggi.
Jenis makanan cacing termasuk ke dalam jenis kelompok pakan alami ikan yang sangat tinggi kandungan gizinya.
Cacing sutra memiliki tekstur lembut yang sangat mudah dicerna bagi ikan lele.
Tapi sayangnya cacing memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Kekurangannya ialah terletak pada pengaruhnya yang bisa membuat air menjadi lebih cepat kotor.
Ikan lele memang lah bisa membuat air mudah  lebih cepat keruh.
Maka agar bisa meminimalisir air yang kotor biasanya cacing memang harus dibersihkan.
Pastikan cacing yang digunakan sebagai pakan ikan lele harus dibersihkan terlebih dahulu sehingga bersih dari berbagai bakteri pathogen yang asa di dalamnya.
Bakteri patogen tentunya  akan membuat pertumbuhan ikan lele menjadi terganggu.
5. Tanaman atau Dedaunan
Terdapat pakan alami ikan lele dari tumbuhan atau dedaunan yang memiliki nutrisi yang baik bagi ikan lele.
Contoh tanamannya ialah Azzola.
Azzola ialah jenis tumbuhan paku air yang sangat dibutuhkan unttuk ikan lele.
Tumbuhan azzola merupakan tumbuhan yang sangat baik sebagai saluran irigasi yang berada di area pinggir kolam sehingga membuat tanah lembab.
Tanaman Azzola merupakan tumbuhan pakuan yang banyak dicari oleh para peternak ikan yang khusus untuk ikan lele sebagai alternatif pakan tambahan yang murah.
Intensitas perburuan azola merupakan pakan ikan lele yang di dalamnya mengandung banyak protein yang sangat tinggi sekitar 25 hingga 35 %.
6. Unggas
Pada peternakan ayam setiap harinya biasanya ada aja ayam yang mati.
Limbah ayam bisa Anda gunakan untuk memberi makan ikan lele, karena lele merupakan hewan karnivora.
Ayam yang sudah mati tidak boleh diberikan secara langsung untuk menghindari wabah penyakit pada ikan.
ayam harus direbus serta dibersihkan dulu.
Proses perebusan ini bertujuan untuk menghilangkan bau dan membunuh bibit penyakit yang mungkin terkandung dalam ayam.
Setelah mendidih diamkan menjadi dingin, kemudian berikan ke ikan lele Anda pada hari itu juga.
Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi untuk sobat Lingsang Fishing.

Jenis -jenis lebah madu