Senin, 13 September 2021

Jenis -jenis lebah madu

Halo, sahabat pembaca semunya...
Sebelumnya mimin sudah membagikan cara awal budidaya lebah madu. Dan pada kesempatan kalli ini mimin akan membagikan jenis jenis lebah madu yang ada dan yang dapat dibudidayakan.

1.Apis dorsata

  Jenis lebah satu ini penyebarannya cukup luas, dan salah satunya Indonesia. Lebah jenis apis dorsata ini adalah jenis apis terbesar yang ada.
Dan dimasing-masing daerahnya memiliki namanya sendiri,
Didaerah jawa lebah ini dikenal dengan tawon enggung.
Apis dorsata
Untuk ukurannya sendiri kurang lebih sebesar tawon vespa/ tawon ndas.
Dan perilaku lebah satu ini cukup agesif.
Dan bentuk sarang dari lebah ini hanya tunggal, yang sering berada didahan pohon besar, atau tebing -tebing.
Untuk hasil madunya bisa mencapai 30kg/ sarangnya.
Dan hingga kini untuk jenis lebah ini belum ada yang bisa membudidayakan karna sifatnya yang cukup agresif.

2.Apis melifera

    Sesuai dengan sebutannya, apis melifera/ lebahh eropa ini bukan asli indonesia. Melaikan dibawa oleh orang- orang eropa dan diperkenalkan diIndonesia.
Apis melifera/ lebah Eropa
 
Ciri fisik apis melifera ini hampir sama dengan apis cerana sahabat yang membedakannya dari ukuran lebah pekerja lebih besar dari apis cerana, dan warna bulu halus yang berwarna lebih 
orange.


Lebah satu ini juga lebih jinak dan sifatnya yang tidak mudah kabur tidak seperti apis cerana / lebah lokal.

3.Apis cerana

   Apis cerana atau lebah lokal adalah lebah yang cukup mudah ditemui, lebah ini bisa ditemukan dicelah bebatuan, lubang pohon,sarang rayap, dan atap rumah.
Ciri fisik lebah ini hampir sama dengan apis melifera, hanya saja untuk ukuran lebah pekerjanya sedikin lebih kecil dari apis melifera dan corak hitamnya sedikit lebih tebal.
Dan lebah satu ini sedikit lebih agresif dan lebih mudah kabur jika lokasi membudidayanya kuran tepat.
Apis cerana
Membutuhkan penanganan khusus untuk awal pemindahan lebah satu ini dari alam sahabat, agar mau menempati kotak budidaya kita sahabat.

4. Apis florea

    Apis florae atau nama lainnya lebah kerdil adalah salah satu genus apis dimana ukuran lebahnya lebih kecil dari apis cerana dan hanya memilihi satu sisiran sarang.
Lebah jenis ini lebih sering ditemukan disemak semak belukar, dikarnakan bentuk sarangnya yang cukup unik.
Sarang apis florea

Apis florea


Lebah yang satu inipun sejauh ini belum ada yang dapat membudidayakan selain itujuga untuk produksi madunya lebih sedikit dari apis cerana dikarenakan satu koloninya hanya membuat satu sisiran.

5. Trigona

   Berikutnya jenis lebah yang sekarang palling banyak dibudidayakan yaitu jenis trigona /kelanceng/ kelulut.
Dan jenis lebah ini memiliki banyak jenis sahabatku.
Dan untung penanganan atau pemeliharaannya relatif lebih mudah dikarenakan untuk jenis ini sang ratu jika sudah bertelur tidah dapat terbang dikarenakan ukuran sayap lebih kecil dibandingkan badannya.
Trigona levicep



Untuk lebah jenis ini yang perlu sahabat sekalian perhatikan selain dari vegetasi bunga, sahabat juga musti menyiapkan vegetasi yang menghasilkan resin/ getah.
   Seperti, mangga, nangka, duren, damar, dan masih banyak lagi.
Dan lebah satu ini memiliki madu dengan cirikhas masing- masing jenisnya, ada yang manis asam, dan juga mannis dengan aroma khas.
Dan untuk jenis yang paling banyak dibudidaya yaitu;
Itama, levicep, thorasica dan masiih banyak lagi.

Tidak ada komentar:

Jenis -jenis lebah madu